Search Results for: panen

Kopi Bubuk Robusta Pondok Buahbatu

PONDOK BUAHBATU: Tadi siang ( Senin, 2 Januari 2016) saya, Basuki Suhardiman & Istrinya datang ke kampung Pondok Buah Batu, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung (14 Km dari Kota Bandung, persis di bawah hutan Arcamanik). Seorang petani anggota kelompok tani memamerkan hasil kopi bubuk yang diolah sendiri setelah sebelumnya mendapat pelatihan-pelatihan kopi. Salahsatu prinsip […]

Kopi Bubuk Robusta Pondok Buahbatu Read More »

Bertemu Petani Pak Waya di Merak Dampit

Oleh Ir. Didik Harjogi, M.Eng. Dosen Politeknik Bandung. Pegiat Odesa-Indonesia Odesa bergiat. Rabu, 7 Desember 2016, kami menyusuri kawasan pertanian sayur di kawasan Bukit Mojo/Puncak Bintang, Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Bersama relawan Odesa-Indonesia, Mudris, kami berboncengan memakai motor trail. Siang yang panas itu kami menyusuri jalanan yang rusak. Di Merak Dampit kami bertemu dengan seorang

Bertemu Petani Pak Waya di Merak Dampit Read More »

Lahir di Tanah Subur, Bertani di Tanah Seberang

JARUM jam menunjukkan sekitar pukul 10.00 WIB. Sudah dua batang rokok kretek dihabiskan Alo Dadan (39). Kopi hitam tinggal setengah gelas. Angin bukit yang lembut dan sinar matahari yang ramah, membuatnya betah berlama-lama di gelodok warung Kang Odih Wahyudin (45). Dadan bukan pemalas. Sejak pukul 06.00 dia sudah pergi ke kebun untuk menyemprot tanaman di

Lahir di Tanah Subur, Bertani di Tanah Seberang Read More »

Strategi Gerakan Tanam Kumis Kucing

Kumis-Kucing Odesa. Tanam kopi terus berjalan. Kumis kucing mulai ditancapkan. Bibit kumis yang sudah dipersiapkan setahun sebelumnya mulai disebarkan. Penyebaran ini memakai empat skema. 1) Untuk para petani kopi sebagai pendamping tanaman kopi agar petani punya penghasilan yang lebih cepat 4-5 bulan. Bibit-bibit kumis kucing disebar ke beberapa petani secara langsung dengan membagi stek. Tindakan

Strategi Gerakan Tanam Kumis Kucing Read More »

Cara Menilai Keterbelakangan Petani

Cara Menilai Keterbelakangan Petani Oleh FAIZ MANSHUR Ketua Yayasan Odesa-Indonesia. Sekadar urusan makan petani di Indonesia bisa mengatasi. Tapi mereka bukan monyet atau musang yang hidup cukup untuk urusan perut dari hasil alam sehingga dibiarkan begitu saja. Negara harus mulai sadar tentang nilai-nilai peradaban bagi warganya. Sejak Maret 2016 saban hari saya menyerap kehidupan petani

Cara Menilai Keterbelakangan Petani Read More »

Kopi untuk Lahan Kritis Bandung Utara

Oleh: Budhiana Kartawijaya. Pegiat Odesa-Indonesia.Wartawan Senior. TULISAN Irma Tambunan di Kompas ( 28/11/2016) Kompas pagi ini bercerita tentang bagaimana tanaman kopi bisa menghijaukan kembali lahan kritis, sekaligus memberdayakan petani di Kabupaten Kerinci Jambi. Permintaan dunia akan kopi tak henti-hentinya. Jadi kopi bukan masalah marketing, tapi masalah produksi. Lalu, mari kita lihat lahan kritis di Bandung

Kopi untuk Lahan Kritis Bandung Utara Read More »

Perbaikan Kualitas Kopi, Urus Petani

Oleh Basuki Suhardiman. Pegiat Odesa-Indonesia. Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Perbaikan kualitas kopi harus terus dilakukan agar petani menemukan nilai lebih. Bicara persoalan kopi kita masih berurusan dengan problem fundamental rendahnya hasil panen kopi yang berkualitas. Kata rendah bukan berarti merendahkan sebab dalam takaran produk global terdapat parameter yang pasti. Memang dari beberapa cupping-test kopi

Perbaikan Kualitas Kopi, Urus Petani Read More »

Petani Tidak Kapok Menanam Cabe

Temanggung. Kita tidak pernah kapok makan Lombok (cabe) begitu juga petani. Tahun lalu hampir 40% tanaman lombok (cabe) di Dusun Grembul, Tembarak, Temanggung mengalami gagal panen akibat mati oleh curah hujan yang cukup tinggi. Namun masyarakat tetap mempunyai harapan pada komoditas cabai sebagai inti tanaman pada musim penghujan. Sehingga tak heran bila sekarang sebagian besar

Petani Tidak Kapok Menanam Cabe Read More »

Keranjang Belanja