Bertani Sambil Mengasuh Bayi

Oray Tapa. Elis Ruhiyat (36 tahun) seorang ibu buruh tani Kampung Waas, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, kabupaten Bandung. Mengasuh anak di ladang perbukitan Cemara Oray tapa. Ia bekerja sebagai buruh upahan di lahan kehutanan yang dikelola oleh Toha Sodin, Ketua Organisasi Himpunan Orang Tani Niaga (Hotani). Setiap hari Elis mendapat upah Rp 30.000. Rata-rata sebulan 16 hari kerja. “Ini benih …

Jihad dan Encok Mang Itam

USIA Mang Itam sudah renta, 78 tahun. Tetapi dua kali dalam sepekan, dia harus berjalan sekitar 6-7 km dari tempat tinggalnya di Cileunyi Kab. Bandung, menuju Cibiru Kota Bandung untuk menjajakan singkong. Singkong yang dijualnya, bukan berasal dari kebun sendiri. Tapi milik orang lain. “Saya mah ngoles sedikit saja. Yang penting bisa membeli beras buat makan. Kalau tidak begini, tidak …

Nenek Mengasuh Cucu di Ladang

Seorang Nenek di lahan pertanian bukit Wisata Oray Tapa ini sedang menidurkan cucunya yang rewel. Nenek berusia 64 tahun ini bekerja membantu suaminya dan anaknya yang bekerja menanam kacang, Selasa, 11 April 2017.

Petani di Waas Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung ini sebagian menanam kopi, sebagian menanam sayuran. Odesa-Indonesia di sana melakukan pendampingan keluarga petani yang tidak memiliki lahan sendiri. Ada pendampingan budidaya, pasca panen dan marketing.-Agung Prihadi.



Kakek Tangguh Memanggul Kayu Bakar

Otong Rasyidi (72), Kakek ini seorang buruh tani. Setiap hari pantang menyerah melakoni aktivitas sehari-harinya. Ia tangguh menjalani kehidupannya dengan bekerja menerima keadaan yang serba kekurangan. Setiap pulang dari ladang mengurus tanaman, ia membawa kayu hutan yang harus ditempuh berjalan kaki sepanjang 3 hingga 4 kilometer, Pada Rabu, 28 Maret 2017. Otong merupakan salahsatu wajah kehidupan buruh tani di Kampung …

Kisah Pilu Penghuni Gubuk Reyot 2

Lela Yumilah Ingin Jadi Menteri Keuangan SIANG itu hari agak mendung. Gerimis kecil sudah turun di antara pepohonan cengkeh. Wajah Nani Rahmawati (28) menyiratkan kecemasan. “Kalau hujan turun, suka repot. Sekeluarga tidak bisa tidur. Air hujan masuk ke dalam rumah. Kasihan anak-anak badannya basah, kedinginan. Apalagi yang ini nih, masih bayi,” ujarnya sambil mendekap anak bungsu berusia setahun, Tania Azzahra, …

Lahir di Tanah Subur, Bertani di Tanah Seberang

JARUM jam menunjukkan sekitar pukul 10.00 WIB. Sudah dua batang rokok kretek dihabiskan Alo Dadan (39). Kopi hitam tinggal setengah gelas. Angin bukit yang lembut dan sinar matahari yang ramah, membuatnya betah berlama-lama di gelodok warung Kang Odih Wahyudin (45). Dadan bukan pemalas. Sejak pukul 06.00 dia sudah pergi ke kebun untuk menyemprot tanaman di kebun sayurannya dengan obat anti …

Bakul Peuyeum Pak Ada Ada Aja…..

Saat saya dalam perjalanan menemui petani sayur di perbukitan Cikawari Tutupan Cimenyan Kabupaten Bandung (Kamis 24/11/2016) tiba-tiba muncul seseorang memanggul dagangan. Saya perhatikan, rupanya saya pernah bertemu dengan bapak ini di tempat lain. Sayang saya lupa bertanya namanya. Begitu mendekat…. “Eh, nama bapak siapa?” tanya saya. “Pak Ada,” jawabnya. “Ada? Ada atau adak? Adak siapa lanjutannya?,” tanya saya setengah memaksa. …

Penjual Pindang di Hutan Palintang

Wawan Kurniawan, penjual Pindang dari Samarang Garut

Panas menyengat siang itu. Di hutan Palintang Kabupaten Bandung, Jumat (18/11/2016), saat saya melintas di atas bukit Palintang, terlihat seseorang berjalan kaki memanggul dagangan. Penasaran karena bapak itu berjalan sendiri di tengah hutan yang begitu jauh untuk ditempuh jalan kaki, saya menyempatan berhenti. “Bapak jualan apa?” tanya saya. “Pindang,” Jawabnya. Saya pun bertanya, dan memesan satu bungkus. Serta merta saya …

Pak Damin: Kisah Pilu Penggali Batu

OLEH: KHOIRIL ANWAR ROHILI Namanya singkat, Damin. Lelaki berusia 60 tahun ini bukan siapa-siapa. Kecuali seorang kakek yang sepanjang hidupnya hanya berkutat urusan batu dan seputar pertanian subsistem yang kini juga tidak dilakukannya lagi. Saya mengenalnya saat pertengahan September 2016 istrinya Ibu Amah harus kami bawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena sakit 4 bulan tidak ada yang mengurus …

Berpayung Daun Talas

Kamis (10/11/2016). Di jalan menanjak dengan aspal mengelupas itu. Hujan deras gelegar petir dan kabut sore yang mulai merayap di perbukitan kawasan Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung itu begitu mencekam. Dalam derasnya guyuran air hujan itu, seorang lelaki nampak dari kejauhan.

Mendadak saya berpikir, tentu lebih ngeri orang itu daripada saya karena bisa jadi petir lebih terbuka mengancam di jalanan terbuka seperti itu.

Gas saya kendorkan, lampu saya nyalakan. Tak sampai dua menit kemudian lewatlah sang bapak berpayung daun talas itu dengan anggukan kepala. Derasnya hujan membuat saya tak bisa mendeteksi dagangan apa gerangan yang ia panggul itu.-Faiz Manshur.