Pendapatan Ekonomi dan Solusi Kemiskinan

Oleh FAIZ MANSHUR. Ketua Odesa Indonesia “Jika masalah kemiskinan itu karena pendapatan rendah, mengapa strateginya bukan menaikkan pendapatan?” demikian pertanyaan seorang teman kepada saya. Teman saya ini serius mencari jawaban guna mengatasi kemiskinan. Sementara ia baru saja mendengarkan paparan saya tentang program Odesa Indonesia yang dalam rangka mengatasi kemiskinan justru memprioritaskan tiga hal, yang menurut dia, kadar korelasi praksisnya dengan …

Belanda Melihat Sunda. Bagaimana Menurut Kita?

Oleh Faiz Manshur. Ketua Odesa Indonesia Saya menulis ini dalam rangka mempengaruhi Anda agar lekas-lekas memiliki buku ini. Saya sudah tuntas membacanya. Hasilnya? Saya mendapatkan ilmu sosial yang berharga. BEBERAPA minggu sebelum mendapatkan buku “Puisi Sunda Zaman Belanda” ini saya melihat tayangan di laman Facebook Dr. Hawe Setiawan. Saya tidak terlalu tertarik dengan judulnya. Bukannya saya tak menghargai puisi, tetapi …

Mengemas yang Tak Mengemis

Oleh BUDHIANA KARTAWIJAYA. Ketua Pembina Odesa Indonesia. SELAMA Ramadan, puluhan lembaga pencari dana mengkampanyekan zakat, infaq, sadaqah dan wakaf. Mereka menggunakan berbagai media: cetak, radio, televisi, media sosial, dan pesan instan (instant messenger) seperti Whatsapp, Telegram, Line dan lain-lain. Pesan-pesan itu umumnya mengajak calon donor untuk memberikan sebagian kecil hartanya untuk disumbangkan kepada fakir miskin, anak yatim, atau membangun fasilitas …

Mitos Kemiskinan yang Tak Kunjung Hilang

Oleh Faiz Manshur. Ketua Odesa Indonesia. Mengapa kemiskinan terus dipersoalkan? Karena masyarakat manusia bukan masyarakat hewan yang secara natural kekastaannya sebatas urusan “keamanan untuk kelangsungan survivalnya”. Di dalam masyarakat manusia jauh lebih kompleks. Setiap komune memiliki kekastaan dan di dalam kekastaan itu pula individu manusia berlomba memicu dirinya untuk meninggalkan yang lain, menjadi lebih sukses, menjadi lebih makmur, menjadi lebih …

Perilaku Ekonomi dan Nilai Kelor dalam Perdagangan

Oleh FAIZ MANSHUR. Ketua Yayasan Odesa Indonesia “Di lapak-lapak online, ada banyak teh kelor yang laku. Laris banget dalam satu bulan ratusan bungkus. Padahal berada dalam posisi lapak yang sama dan promosinya sama. Soalnya harganya lebih murah,” kata Abdul Hamid kepada saya setelah beberapa waktu sebelumnya berselancar mengamati perdagangan teh daun kelor di internet. Abdul Hamid adalah sekretaris Grup Tanaman …

Wakaf Toilet: Mengalirkan Kebaikan, Menghentikan Kesengsaraan

Oleh FAIZ MANSHUR. Ketua Yayasan Odesa Indonesia   Di Provinsi Jawa Barat terdapat kerusakan lingkungan hidup dan kemiskinan. Lebih jauh ditelisik terdapat pula masalah kesehatan. Pada masalah kesehatan terdapat masalah sanitasi. Pada sanitasi terdapat praktik kurang beradab karena masih banyak orang Buang Air Besar Sembarangan. Itulah poin-poin terpenting yang saya sampaikan beberapa waktu lalu kepada teman-teman aktivis Wakaf Salman Institut …

Skala Prioritas Bupati Kabupaten Bandung 2021-2026

Oleh FAIZ MANSHUR. Ketua Yayasan Odesa Indonesia 15 DESEMBER 2020 lalu, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung telah menetapkan pasangan Dadang Supriyatna-Sahrul Gunawan sebagai Bupati Bandung periode 2021-2026. Bupati Bandung terpilih ini punya program dan janji politik yang penting untuk dikawal karena kami sadar bahwa dalam menjalankan demokratisasi bukan sekadar memilih, tetapi juga harus berpartisipasi dengan menagih. Yayasan Odesa Indonesia berada …

“Parit van Java” Opini Sanitasi Hari Toilet Sedunia 19 November

Seputar kebijakan publik sanitasi Kota Bandung. Peringatan Hari Toilet Sedunia, 19 November 2020. Oleh FAIZ MANSHUR. Ketua Yayasan Odesa Indonesia Baru-baru ini Budayawan Hawe Setiawan membuat karikatur aneh; ada orang sedang buang air besar di atas brak kayu berpagar bambu di pinggir kali. Tergambar pula ilustrasi bangunan perkotaan metropolitan yang menampakkan kemegahan. Di karikatur itu ia tuliskan kalimat “Parit Van …

Empati sebagai Cara Survive Manusia

Oleh FAIZ MANSHUR. Ketua Odesa Indonesia KAPAN KITA BERBAGI EMPATI? Kawanan monyet bisa berbagi tanpa belajar ilmu sosial. Kawanan sapi bisa saling bersolidaritas membentuk lingkungan saat singa datang hendak menerkam. Dan orang-orang suku yang buta huruf bisa saling mengasihi tanpa perlu berpendidikan tinggi. Dan lebah bisa hidup makmur tanpa ketimpangan. Soal berbagi kita mulai dengan pertanyaan ini: “Sebaiknya kita berbagi …

Membangun Desa dengan Partisipasi. Kajian Pergerakan Bersama Poppy Ismalina

Pembangunan Manusia di desa  merupakan prioritas gerakan Yayasan Odesa Indonesia. Kaum muda penting banyak belajar dengan model kebersamaan sehingga mereka yang berada di sayap gerakan kaum muda (Odesa Institute) terus membaktikan dirinya secara konkret dalam durasi waktu yang panjang. Kali ini, Ibu Poppy Ismalina, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada berbagi pengetahuan kepada kita semua. “Saya ingin berbagi tentang apa …

Hari Pangan Sedunia: Kerusakan Lingkungan Pertanian

Oleh FAIZ MANSHUR. Ketua Yayasan Odesa Indonesia Monyet bisa makan tanpa menanam. Mengandalkan hasil bumi secara “ekstratif” dari pepohonan adalah strategi survive-nya. Tetapi manusia memiliki cara hidup dan impian yang lebih maju sehingga menerapkan cara lain dengan kegiatan budidaya. Sejarah homo sapiens mengalami kemajuan setelah sadar bahwa nomad (pemburu-pengumpul) itu melelahkan. Perang dan instabilitas keluarga menjadi problem mendasar hidup mereka. …