4 Jenis Minuman Herbal yang Cocok untuk Musim Pancaroba

Manfaat Minuman Herbal – Beberapa minggu belakangan, apakah Anda sering melihat teman sekantor hingga keluarga sakit? Badan terasa meriang dan tidak fit? Atau bahkan, Anda sendiri yang jatuh sakit? Bisa jadi, ini efek dari musim pancaroba lho.

Musim pancaroba adalah masa pergantian dari kemarau ke hujan, atau sebaliknya. Umumnya terjadi sekitar September hingga Oktober, atau Maret hingga April.

Di periode transisi ini biasanya terjadi perubahan suhu & kelembapan. Akibatnya? Bakteri, virus, dan jamur akan sangat mudah berkembang biak dan mengakibatkan Anda rentan terkena penyakit.

Minuman Herbal
Minuman herbal sangat penting disediakan saat terjadi peralihan musim. Jaga kesehatan. 

Baca juga:

Mengenal 4 Jenis Minuman Herbal 

Biasanya, ada penyakit-penyakit langganan yang menghampiri saat musim pancaroba. Beberapa di antaranya adalah influenza, flu & batuk, hingga demam berdarah. Tak hanya itu, Anda juga berpotensi mengalami masalah pencernaan seperti diare hingga sembelit, lho.

Namun, tak perlu khawatir. Di Indonesia, ada begitu banyak alternatif pengobatan alami, salah satunya minuman herbal. Minuman herbal sendiri umumnya terbuat dari racikan tanaman obat dan rempah seperti jahe, serai, kunyit, kencur, temulawak, daun pandan, teh daun kelor, dan masih banyak lagi.

Yuk, simak selengkapnya daftar & manfaat minuman herbal di musim pancaroba ini!

1. Teh Jahe

Jahe adalah tanaman obat yang terkenal baik untuk meredakan rasa mual. Ia tinggi akan antioksidan, vitamin B3 & B6, zat besi, kalium, hingga Vitamin C.

Sering pilek dan hidung tersumbat? Konsumsi teh jahe bisa jadi peredanya. Sebuah studi di 2019 menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe dapat mencegah flu, meredakan nyeri tenggorokan, hingga mempermudah bernapas.

Studi lain dari National Library of Medicine menunjukkan manfaat lain jahe: Mengatasi masalah pencernaan, inflamasi, dan berbagai gangguan metabolisme tubuh. 

Yuk, coba buat teh jahe di rumah. Cukup masak 1 liter air bersama 200 gram jahe kupas & 2 batang serai hingga aroma keluar. Kemudian, tambahkan 8 sdm daun teh + gula secukupnya, dan Anda bisa langsung menikmati teh jahe hangat.

Mau bereksperimen dengan teh jahe Anda? Coba campurkan dengan madu. Melansir penelitian dari Science Direct, kombinasi ini dapat bekerja lebih efektif melawan mikroorganisme jahat, lho.

2. Teh Kelor

Kilas balik ke era pandemi, teh kelor cukup ramai diperbincangkan. Sebab, kelor memiliki segudang manfaat; mengontrol kadar gula, menjaga kesehatan jantung, hingga memelihara kesehatan tubuh.

Kelor sendiri kaya akan berbagai kandungan baik. Salah satunya, vitamin C & zat besinya membantu memperkuat leukosit/sel darah putih, yang menjaga imunitas tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, Anda dapat terhindar dari berbagai penyakit musim pancaroba.

Cara membuatnya pun sangat sederhana. Cukup ambil sekitar 1 sdm daun kelor ke gelas, lalu seduh dengan air mendidih. Biarkan beberapa menit, dan Anda bisa mengonsumsinya 2-3 kali sehari.

Ingin membuat teh kelor? Anda bisa membeli teh kelor yang dipanen langsung oleh petani Cimenyan di sini, ya. 

3. Teh Rosela

Bunga kembang sepatu merah ini ternyata tak hanya cantik untuk dilihat, tapi baik untuk dikonsumsi juga. Bagian kelopaknya umumnya dikeringkan dan diseduh. Ia memiliki cita rasa asam dan bau bunga yang khas.

Melansir dari penelitian National Library of Medicine, teh rosela memiliki efek antivirus & baik bagi kesehatan kardiovaskular. Bahkan, dalam penelitian yang sama, teh rosela terbukti efektif menangkal virus flu burung.

Sementara itu, menurut Healthline teh rosela juga dapat mencegah perkembangan bakteri penyebab penyakit. Sebuah eksperimen yang dipublikasikan National Library of Medicine menunjukkan bahwa ekstrak rosela mampu menghambat pertumbuhan bakteri E. coli—bakteri penyebab diare.

Mau konsumsi teh rosela? Mudah membuatnya. Cukup campurkan 5-6 buah rosella dan 4 ruas jari jahe di dalam wadah. Selanjutnya, Anda tinggal masukkan air mendidih secukupnya ke dalam wadah, dan teh siap diminum.

4. Jamu Beras Kencur

Lebih suka dengan minuman yang rasanya strong? Anda bisa mencoba konsumsi minuman kombinasi herbal dan rempah: Jamu. Sejak dulu, jamu sudah menjadi pengobatan tradisional yang dipercaya banyak masyarakat Indonesia. 

Jamu beras kencur sendiri merupakan kombinasi dari beras, kencur, jahe, kunyit, asam jawa, dan gula. Melansir dari International Journal of Research in Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, kencur memiliki sifat antibakteri dan anti-diare juga lho.

Bahkan, kunyit sebagai salah satu bahan jamu beras kencur juga mampu menjaga imun & meningkatkan kinerja sel tubuh lho.

Tak hanya sampai di situ saja. Ternyata, setiap bahannya memang memiliki khasiat yang baik bagi tubuh lho. Mengutip dari WebMD, asam jawa mampu mengatasi penyakit seperti diare hingga demam.

Jika punya waktu senggang, Anda bisa membuat jamu beras kencur sendiri di rumah. 

Namun, apabila tidak sempat membuat sendiri, Anda bisa langsung beli dari penjual jamu terdekat.

Bunga Telang, Minuman Herbal yang Perlu Anda Ketahui

Selain 4 Jenis minuman herbal di atas, kita juga perlu mengenal herbal dari tanaman blue tea atau bunga telang. Herbal bunga telang ini sangat baik dan mudah dalam mengolahnya. Terutama untuk kaum perempuan, minuman bunga telang sangat baik untuk menjaga kebugaran. Ayo, pelajari lebih lanjut dengan membaca naskah ini 

Yuk, Mulai Konsumsi Minuman Herbal Sekarang

Jadi, itu dia beberapa jenis minuman herbal dan manfaatnya yang berguna untuk musim pancaroba. Yuk, mulai beli dan konsumsi tumbuhan obat, agar imun tetap kuat & terhindar dari penyakit pancaroba! 

Penulis: Nadya Elianna

Admin: Fadhil Azzam

Ayo Kenali Herbal Daun Afrika (Vernonia Amygdalina) untuk Diabates dan Stroke

Menjual Bibit dan Teh Daun Kelor

Video Odesa Siaran Strategi Mengatasi Krisis Pangan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja