petani

Anak petani desa pulang sekolah

5 Alasan Kenapa Banyak Anak Petani Putus Sekolah

Alasan Anak Petani Putus Sekolah – Lela (10) termenung sedih. Hari itu, ia harus putus sekolah & mengubur harapannya untuk menjadi Menteri Keuangan. Padahal, ia sebentar lagi akan segera lulus SD. Terpaksa, cita-citanya untuk sekolah setinggi-tingginya harus diredam. Lela hanyalah salah satu anak petani di Kecamatan Cimenyan yang terpaksa putus sekolah. Masih ada banyak ‘Lela’ […]

5 Alasan Kenapa Banyak Anak Petani Putus Sekolah Read More »

Dampak Perubahan Iklim dan Pentingnya Membantu Petani

Dampak Perubahan Iklim memang mengena setiap  lapisan masyarakat. Namun, tahukah kamu kalau para petani adalah kelompok yang paling berat mendapat dampak buruknya? Pada kalangan petani, dampak perubahan iklim itu bisa menyebabkan gagal panen. Bahkan, kualitas dan kuantitas hasil panen pun bisa menurun. Salahsatu kasus bisa kita pelajari dari Yayasan Odesa Indonesia yang mendampingi petani sejak

Dampak Perubahan Iklim dan Pentingnya Membantu Petani Read More »

Gerakan Malam Odesa di Perbukitan Bandung Utara

Tukar pemikiran atau diskusi secara informal lebih menjanjikan untuk sebuah kemajuan. Dengan pertemuan yang bersahabat, setiap individu tidak memiliki beban untuk berbicara. Identitas sosial, kelas/kasta atau apapun bisa mencair dalam suasana santai. Herry Dim, Pengurus Senior  Yayasan Odesa Indonesia memanfaatkan peluang untuk memajukan warga desa yang sejak 2016 silam telah mendapatkan pendampingan. Menurut Herry Dim,

Gerakan Malam Odesa di Perbukitan Bandung Utara Read More »

Kisah Petani Miskin yang Baik Hati

Dulu ia miskin.Tinggal di gubuk. Kebutuhan makan saja susah. Kesengsaraannya bertambah saat orang-orang menjauhinya karena ada isu beredar dia suka mencuri ternak. Nama yang tertera dari Kartu Keluarga (KK) tertulis Toha. Lahir di Bandung 12 Maret 1978. Pria yang tinggal di Kandang Sapi di kawasan Wisata Oray Tapa Bandung ini dikenal orang sebagai petani dan

Kisah Petani Miskin yang Baik Hati Read More »

Kakek Tangguh Memanggul Kayu Bakar

Otong Rasyidi (72), Kakek ini seorang buruh tani. Setiap hari pantang menyerah melakoni aktivitas sehari-harinya. Ia tangguh menjalani kehidupannya dengan bekerja menerima keadaan yang serba kekurangan. Setiap pulang dari ladang mengurus tanaman, ia membawa kayu hutan yang harus ditempuh berjalan kaki sepanjang 3 hingga 4 kilometer, Pada Rabu, 28 Maret 2017. Otong merupakan salahsatu wajah

Kakek Tangguh Memanggul Kayu Bakar Read More »

Petani: Yang Pintar Yang Terpuruk

Setiapkali membicarakan urusan petani, ada ungkapan yang patut diberi perhatian, “petani itu pintar.” Kata pintar ini dimaksukan untuk mengkritik atas pandangan orang terhadap petani yang dicap bodoh. Sebagai istilah tandingan, tentu kalimat itu perlu digunakan karena memang banyak orang seringkali keliru dalam mengeneralisasi sifat para petani. Petani yang Pintar itu Seperti Apa? Ungkapan “petani pintar”

Petani: Yang Pintar Yang Terpuruk Read More »

Pemberdayaan Petani yang Membumi

OLEH FAIZ MANSHUR. Ketua Odesa-Indonesia. IG Faiz Manshur IG Odesa Indonesia Pemberdayaan Petani yang Membumi -Catatan awal Odesa dalam pendampingan petani di Bandung Utara- Sejak akhir Agustus 2016 lalu, kami, para relawan Odesa-Indonesia bekerja. Sasarannya adalah untuk coahing/assisting/pendampingan warga petani desa di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung.  Pendampingan ini menjadi garapan utama untuk para petani di kampung

Pemberdayaan Petani yang Membumi Read More »

Problem Petani Kopi, Kurang Modal dan Harga Jual Rendah

Petani lambat maju karena hambatan seringkali terbentur hambatan. Hambatan modal usaha menjadi salahsatu problem yang belum terurai sampai saat ini.  Itulah yang jadi pemikiran mendasar Suherman (60 tahun), Penasehat Kelompok Tani Hutan Giri Senang Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung. “Modal itu bagian dari kesempatan yang harus diwujudkan. Sebab kalau kesempatan menambah jumlah tanaman, memperluas

Problem Petani Kopi, Kurang Modal dan Harga Jual Rendah Read More »

Keranjang Belanja