Lapar, Miskin dan Bunuh Diri
Kami banyak menemukan individu tak produktif seperti perempuan atau laki-laki lanjut usia yang kurang makan itu nyata ada.
Kami banyak menemukan individu tak produktif seperti perempuan atau laki-laki lanjut usia yang kurang makan itu nyata ada.
Setelah kami mendampingi para petani dan memiliki banyak pengalaman dalam menghasilkan bibit kelor, sekarang kami bisa meluangkan sesi pendidikan pembibitan ke kalangan remaja
Kegiatan Pembibitan Kelor Remaja Pasir Impun Bandung Read More »
wartawan atau penulis turun ke lapangan lantas menemukan banyak kekurangan seperti keterbelakangan, kekurangan pangan, buruk pakaian dan lain sebagainya, maka harus melihat sisi kelebihannya
Budhiana Kartawijaya: Framing Jurnalistik Kemiskinan Harus Tepat Read More »
Dengan aksi sosial itu mereka bisa melihat keadaan Rumah Tidak layak Huni keluarga buruh tani
Mahasiswa Hujan-Hujanan Salurkan Bantuan Ke Petani Pinggir Hutan Read More »
Hawe Setiawan pada pertemuan selama 2,5 jam tersebut juga memaparkan pentingnya etika dalam komunikasi publik, terutama pada dunia media sosial
Salsha berpikir maju, tetapi situasi kehidupan terbelakang mengakibatkan ia tetap hidup terkungkung yang menghambat pencapaian imajiasinya.
Kuota terbatas untuk 25 orang. Peserta diutamakan mahasiswa S1. Bersedia hadir pada empat sesi tanpa absen. Pendaftaran mengisi formulir. Hubungi: Harti Tsaeni 081573035349
Dalam Kategori Keluarga Pra-Sejahtera (Sangat Miskin) ada level kesengsaraan paling akut, yaitu kekurangan pangan.
Di Sebelah Utara Kota Bandung, Masih Banyak Orang Kekurangan Pangan Read More »