3 Strategi Mengatasi Kemiskinan Desa

Persentase kemiskinan desa di Indonesia masih cukup besar dibandingkan kemiskinan di kota, sehingga perlu strategi untuk mengatasi kemiskinan tersebut.

Kemiskinan Desa. Butuh Pemberdayaan yang Serius.
Kemiskinan Desa. Butuh Pemberdayaan yang Serius.

3 Strategi Mengatasi Kemiskinan Desa: Apakah Perlu Kebijakan Publik?

Kemiskinan desa merupakan permasalahan yang dihadapi oleh banyak komunitas di seluruh dunia, salah satunya Indonesia.

Meskipun terdapat penurunan tingkat kemiskinan secara keseluruhan di Indonesia dari 9,57% di tahun 2022 menjadi 9,36% per Maret 2023, disparitas antara pedesaan dan perkotaan masih cukup besar.

Data menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di pedesaan mencapai 12,22%, yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat kemiskinan perkotaan sebesar 7,29%.

Faktor-faktor seperti pendidikan, layanan kesehatan, lapangan pekerjaan, dan akses informasi yang terbatas menjadi penyebab utama kemiskinan desa. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan beberapa pendekatan sebagai berikut.

Pendampingan Odesa Mengatasi Kemiskinan Desa.
Pendampingan Odesa Mengatasi Kemiskinan Desa.

1. Pemberdayaan Masyarakat untuk Mengatasi Kemiskinan Desa 

Bisa dibilang cara ini cukup klasik karena di setiap pertanyaan, “Bagaimana cara mengatasi kemiskinan di desa?” pemberdayaan masyarakat lah jawabannya.

Tapi memang betul, pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting dalam mengatasi kemiskinan karena melibatkan partisipasi aktif dan keterlibatan langsung masyarakat dalam proses pembangunan ekonomi dan sosial. Namun, perlu diingat juga bahwa kegiatan pemberdayaan yang baik itu disertai pendampingan berkelanjutan. 

Ada satu contoh yang menarik dilakukan oleh Yayasan Odesa Indonesia di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Jawa Barat yang kemudian menghasilkan perubahan secara konkret.

Dalam upaya pemberdayaan ekonomi, Yayasan Odesa Indonesia mendorong petani untuk menjalankan pertanian berkelanjutan. Caranya ialah mengubah pola pikir disertai praktik pendampingan dalam masa panjang bertahun-tahun.

Tempatnya Menyalurkan Bantuan untuk Program Pemberdayaan Kemiskinan Desa

Kegiatan Odesa Indonesia yang dijalankan dengan sistem pendampingan, kini membuahkan banyak hail, seperti munculnya wirausaha pembibitan, penjualan hasil panen buah dan herbal, berkurangnya lahan kritis, peningkatan gizi, dan hubungan sosial bagi ribuan petani dari berbagai kampung di perdesaan.

Dengan strategi pendampingan tersebut, tumbuh gairah dari orang-orang miskin untuk mengambil insiatif hidup lebih maju meninggalkan keadaan miskinnya.

Di sisi kesehatan, dilakukan perbaikan sanitasi rumah tangga miskin melalui pembangunan sarana mandi, cuci, kakus (MCK), penyediaan air, dan pelayanan kesehatan gratis dari mitra kota. Pelayanan transportasi juga diberikan kepada warga yang sakit.

selain itu, Yayasan Odesa Indonesia juga punya program literasi bagi anak-anak desa yang terbelakang dalam pendidikan.

Dengan program rutin sekolah informal bernama Sekolah Sabtu Minggu (Samin), banyak anak-anak desa yang tertolong dalam urusan literasi.

Sekolah informal yang rutin digelar setiap hari sabtu dan minggu ini sampai sekarang melibatkan 25 relawan mahasiswa dari Kota Bandung.

Mereka konsisten menjalankan pendampingan belajar dengan dua gagasan, Kemanusiaan dan Ekologi. Dari situ banyak anak yang mendapatkan pembelajaran secara praktis terkait dengan karakter dan permasalahan lingkungan hidup.

Sekolah Samin Odesa Indonesia: Membangun Karakter Building di Jalan Non-Formal

2. Penggunaan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan 

Strategi selanjutnya yaitu penggunaan teknologi. Strategi ini menjadi penting dalam mengatasi kemiskinan petani desa karena dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan akses terhadap peluang ekonomi. Melalui teknologi, masyarakat desa dapat mengakses informasi, pelatihan keterampilan online, dan mengoptimalkan proses pertanian.

Ada salah satu contoh dari seorang petani dan pengumpul kopi di Cimenyan Kabupaten Bandung, dengan adanya teknologi tepat guna berupa mesin giling modern di tempatnya, ia merasakan beban biaya transportasi, waktu, dan sewa menjadi berkurang.

Pemanfaatan teknologi bukan hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga membuka pintu peluang baru bagi masyarakat desa untuk terlibat dalam ekosistem ekonomi digital.

Literasi Pertanian Perlu Dipraktikkan Secara Serius

3. Kemitraan Pemerintah dan Swasta  

Kemitraan antara pemerintah dan swasta juga menjadi strategi yang tidak kalah penting dalam mengatasi kemiskinan di desa karena kombinasi sumber daya dan keahlian keduanya dapat menciptakan solusi holistik. Pemerintah dapat memberikan regulasi dan dukungan kebijakan, sementara sektor swasta membawa inovasi dan investasi.

Kalau begitu, artinya kebijakan publik diperlukan dalam mengatasi kemiskinan?

Tentu saja, karena kebijakan publik bisa menciptakan kerangka kerja yang mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat desa, memperbaiki akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan, serta mengurangi ketidaksetaraan.

Kebijakan ini juga dapat mencakup insentif fiskal untuk investasi di desa, peningkatan infrastruktur, dan dukungan bagi sektor pertanian lokal.

Di Yayasan Odesa Indonesia, program kemitraan dengan sektor swasta, termasuk perusahaan, institusi pendidikan, dan individu, semakin aktif sejak pertengahan tahun 2018. Salah satu kunci kesuksesan program ini terletak pada pendekatan pendampingan yang diterapkan oleh Odesa Indonesia.

Lebih dari sekadar menyerap anggaran, yayasan ini berfokus pada pencapaian kesuksesan program mitra, bukan hanya dalam hal pembangunan fisik, tetapi juga dalam aspek-aspek lain yang memberi dampak positif pada masyarakat. (mauliaghani)

Video Siaran Pemberdayaan Odesa Mengatasi Kemiskinan

Menyalurkan CSR: Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

IG Odesa Indonesia

Youtube Gerakan Odesa Indonesia

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja