Wisata Menyenangkan untuk Mengubah Model Pembelajaran

Pendidikan tradisional yang doktriner dan tidak memperhatikan sisi kebebasan siswa membuat banyak anak malas belajar. Kegiatan wisata dengan permainan diterapkan untuk mengubah pandangan bahwa praktik pembelajaran bisa dengan cara yang menyenangkan.




Kursus Bahasa Inggris yang diprogramkan odesa Indonesia di kampung Cisanggarung, Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung merupakan model pengembangan kepribadian anak. Sekalipun Kursus ini baru mulai dilaksanakan dua pertemuan, tetapi program wisata sebagai kado atas kesanggupan anak-anak desa itu belajar mesti dilakukan.

“Ini untuk memotivasi anak-anak desa. Dulu kami hanya membayangkan pendaftar kursus jumlahnya 15-20 anak. Nyatanya bisa tembus 96 anak. Hal seperti ini harus dilihat sebagai kesempatan kita untuk mengabdi, bukan sebagai beban. Bersyukurlah anak-anak itu minat belajar, kita yang harus menangkapnya sebagai potensi untuk kemajuan generasi bangsa yang berada di desa yang mengalami ketertinggalan,” kata Budhiana Kartawijaya, Ketua Pembina Odesa Indonesia, Minggu, 13 Agustus 2017 kepada Odesa.id di kawasan Wisata Cimanggu.

Acara bertema “Fun Educational Trip English Course” tersebut menurut Budhiana Kartawijaya juga sebagai ajang penggalian potensi pada masing-masing anak. Ada bagi-bagi hadiah untuk anak yang sebelumnya paling berani tampil bicara. Hal seperti ini sangat penting karena rata-rata anak-anak desa minderan dan susah komunikasi di depan umum. Kebiasaan sekolah model tradisional yang mengekang dan menakutkan diubah menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Ada juga bagi-bagi hadiah untuk siswa Kursus Bahasa Inggris yang tidak setahun sebelumnya telah aktif di Pota Houzz, Sekebalingbing, Desa Cikadut. Ada enam siswa yang dalam setahun memiliki prestasi peningkatan kualitas diri. Diberikan tiga buah sepeda untuk tiga anak, dan 3 bantuan beasiswa untuk tiga anak.


Peran Botram Bandung

Program Wisata edukasi yang untuk program kegiatan Yayasan Odesa Indonesia itu merupakan bantuan dari relawan Kebo Tentram (Botram) Bandung. Botram berisi pegiat aksi sosial yang kebanyakan berasal dari para penghobi mobil Blazzer yang dikoordinir oleh Andini Putri. Karena memiliki kesamaan visi dengan program kegiatan yang dilakukan Odesa Indonesia, Botram mengambil peran dalam amal sosial.




“Kegiatan amal yang dikombinasikan dengan kegiatan pendidikan tentu sangat baik. Tidak sekadar charity melainkan masuk ke sisi edukasi sehingga kegiatan pemberdayaan bisa berkelanjutan. Kami sangat bahagia karena bisa membahagian anak-anak desa. Mereka senang dengan kegiatan wisata dan memiliki semangat yang lebih untuk belajar. Semua pihak berperan untuk tujuan yang baik ini,” kata Andini.

Pada kegiatan yang melibatkan 90 anak berusia 10 hingga 14 tahun tersebut Odesa Indonesia bekerjasama dengan Botram dan didukung oleh Komando Garnisun Tetap (KOGARTAP) II Bandung-Cimahi, Pengelola Kolam Renang Cimanggu dan juga didukung oleh Kepolisian Sektor Rancabali. Minggu pagi pukul 08:00 para siswa dan pendamping menuju lokasi Wisata Cimanggu memakai kendaraan truk militer.




Di Cimanggu peserta kursus itu bersenang-senang dengan beberapa permainan dan perlombaan yang dipandu dua mahasiswi (Entin dan Nisa) yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Waas, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan. Ada juga peformace literasi dari Puti Dania, seorang siswa sekolah di Arcamanik Kota Bandung, yang menceritakan pengalamannya membaca 14 buku Harry Potter berbahasa Inggris.–Odesa.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*