Pesona Bandung dari Cemara Oray Tapa

MEKARMANIK: Cemara Oray tapa, tempat wisata yang asri. Hutan di puncak perbukitan ketinggian 1300 M.dpl minggu 10 April 2017 begitu cerah. Dari lapangan cemara itu semua sudut Kota Bandung, Bahkan kawasan Bandung Raya meliputi Kota, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat terlihat terhampar. Angin semilir, udara begitu segar.




Tempat ini begitu mempesona sehingga pada setiap tempat kita berjalan mengundang kita untuk memotretnya. Bukit Cemara Oray Tapa lokasinya berada dalam jarak 2 Kilometer dari Bumi Perkemahan Oray Tapa. Dari arah jalan Sindanglaya bisa dikunjungi sebelum naik ke perbukitan Perkemahan.

Hadir di sana dalam siang, atau sore hari kita akan mendapatkan pemandangan yang eksotik. Cocok untuk pemotretan pre wedding. Di bukit Cemara Oray tapa, tidak ada tarif resmi dari pemerintah karena memang bukan tempat wisata yang dikelola negara, melainkan tanah milik pribadi. Kontribusi cukup merogoh kocek Rp 5.000 per orang sekadar untuk penjaga yang memegang gerbang. -Sinta













Mahasiswa Planologi ITENAS Bandung Gelar Pengabdian ke Desa

MEKARMANIK: Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung merupakah salahsatu dari sekian desa di Kabupaten Bandung yang tergolong terbelakang. Atas dasar penilaian tersebut, acara Pengabdian Masyarakat dari Himpunan Mahasiwa Planologi Institut Teknologi Nasional Bandung mengadakan acara “Gapura Mekarmanik” (Gerakan Planologi untuk Masyarakat Desa Mekarmanik), Minggu, 2 April 2017 lalu.


Acara yang melibatkan 200 mahasiswa praktik kerja lapangan tersebut mengambil tiga tema pengabdian masyarakat, yaitu sosialisasi keberhasihan pengelolaan sampah di Desa Mekarmanik, bakti sosial kebersihan lingkungan, dan program reboisasi. Sebelumnya, juga ada program Pembuatan Peta Penggunaan Lahan yang dilakukan pada tanggal 4,11, dan 18 Maret.




Muhammad Fahreza, Ketua Panitia mengatakan acara tersebut berlangsung lancar. Kegiatan kebersihan di beberapa tempat berlangsung baik. Termasuk dalam hal reboisasi, penghijauan beberapa ratus tanaman baik yang ditanam di ladang maupun sistem polybag juga berlangsung baik.


“Ada 500 tanaman Kumis Kucing untuk petani di beberapa dusun seperti Cikawari, Cadas Gantung dan Singkur yang dibagikan sebagai sarana edukasi tanaman obat untuk warga desa. Kumis kucing memiliki manfaat sebagai minuman penganti teh yang dikenal sehat karena bisa mengobati ginjal,” terangnya.

Selain tanaman Kumis Kucing menurut Ketua Himpunan Mahasiswa Planologi Itenas, Fauzan Putra Barnanda, teman-temannya tersebut juga menanam beberapa pohon cengkih, kopi dan lain sebagainya.

Dan pada acara sosialisasi kebersihan di Desa Mekarmanik juga diadakan pembagian bingkisan untuk beberapa puluh warga. Acara tersebut dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, BNI, Odesa Indonesia dan beberapa pihak lainnya.-Teguh/odesa

Di Tareptep Cimenyan Kab.Bandung 7 Keluarga Berumah di Gubuk

BANDUNG: Foto di atas merupakan rumah Pak Maman, penduduk di Kampung Tareptep, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kami menemui pemilik rumahnya, pada Jumat, 24 Maret 2017. Pertama melihat pemilik rumah tersebut, kesan saya bertemu dengan seorang kakek. Namun ketika membuka Kartu Keluarga tertulis, Maman lahir 26-02-1978 ( 39 tahun ), sedangkan istrinya, Enung, lahir 27-03-1983 ( 34 …

Potret Buram Pendidikan di Kecamatan Cimenyan (1)

Liputan Harian Umum Galamedia pada Jumat, 30 Desember 2016 tentang kondisi pendidikan di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung sungguh penting dicermati. Ada tragedi pendidikan di kawasan yang hanya berjarak belasan KM dari Ibu Kota Provinsi Jawa Barat itu. Kemiskinan dan ketertinggalan yang begitu memilukan itu menjadi bukti ketidakhadiran negara. Pemerintah Kabupaten dan Provinsi tidak pernah punya perhatian serius dengan dua masa …

Bedug, Dulag dan Ngadulag

Oleh: Budhiana Kartawijaya. Wartawan Senior Pikiran Rakyat. PERJALAN membelah kampung, membawa saya ke sebuah masjid di Tareptep, Desa Mekarmanik Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Sebuah kampung yang letaknya berada di antara Kampung Waas (Bawah bukit Oray tapa) dan Cikawari. Masjid ini setiap rabu ba’ad asar ramai oleh acara ibu-ibu bersolawat. Warganya semua menganut aliran Nahdlatul Ulama sekalipun di Mekarmanik tidak ada …