Ramadan Tiba, Odesa Serukan Warga Kota Beramal Sosial di Cimenyan

CIMENYAN: Ramadan 2017 segera hadir. Selain kegiatan ibadah, umat Islam sering mengisi kebaikan dengan kegiatan sosial-kemanusiaan. Menimbang hal ini, Koordinator Amal Sosial Yayasan Odesa Indonesia, Ir. Didik Harjogi M.Eng berpendapat pentingnya umat Islam di Kota Bandung untuk mengarahkan kegiatannya ke kampung-kampung di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung.




Menurut Dosen Politeknik Negeri Bandung itu, di Kampung-kampung sekitar Desa Cikadut, Desa Cimenyan, Desa Mekarsayulu, Desa Mekarmanik (semuanya ikut wilayah Kecamatan Cimenyan) terdapat ribuan keluarga buruh tani yang penghasilan ekonominya sangat rendah.

“Kampung-kampung di Kecamatan Cimenyan ini sangat cocok untuk bakti sosial. Kami memiliki peta kehidupan yang cukup karena setiap hari bergiat di kawasan ini. Jarak dari Kota Bandung sangat dekat. Hanya perlu waktu 15 menit naik ke perbukitan melalui jalan Padasuka, Pasir Impun atau Sindanglaya,” kata Didik kepada Odesa.id, di Kantor Odesa Indonesia, Kampung Cisanggarung, Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung Sabtu, 13 Mei 2017.

Menurut Didik, banyak keluarga buruh tani dengan anggota keluarga 2-4 orang hanya berpenghasilan Rp 500-600 ribu perbulan. Hal itu menurutnya termasuk sudah termasuk golongan kelompok yang sangat lemah (mustad’afin) sehingga patut diperhatikan. Sebab menurut standar negara misalnya, saat ini orang disebut miskin di Kabupaten Bandung jika pendapatan per-kapitanya di bawah Rp 640.000. Sementara pendapatan sebesar 600 ribuan tersebut pada warga Cimenyan diperuntukkan konsumsi untuk 2-4 orang.

“Keadaan keparahan kemiskinan ini begitu dekat dengan warga Kota Bandung. Tetapi banyak yang tidak tahu situasi di Cimenyan, juga Cilengkrang. Itulah kenapa Odesa Indonesia mengabarkan hal ini agar teman-teman di Kota Bandung menaruh perhatian,” terangnya.

Menurut Didik, solidaritas sosial ini sangat penting karena negara tidak bisa mengatasi persoalan-persoalan mendasar warga. Banyak orang miskin yang terlantar tanpa pernah tersentuh pemerintah.




“Data di Odesa-Indonesia yang kami pegang misalnya, terdapat 28 Kampung yang di dalamnya kampung tersebut rata-rata 60 hingga 70 persen dihuni warga miskin. Pada 28 kampung ini saja terdapat 627 kepala keluarga menyandang status keparahan kemiskinan. Sedangkan keluarga miskin bisa mencapai 2400,” ujarnya.

Didik juga menyampaikan, akan sangat baik jika kelompok-kelompok sosial kemasyarakatan di Kota Bandung naik ke perbukitan Cimenyan untuk bersolidaritas sosial. Dengan membagi sembako seperti beras dan minyak goreng misalnya, akan meringankan beban kebutuhan warga selama bulan puasa.

“Odesa Indonesia selama ini aktif mendampingi warga dalam urusan pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan juga aktif menggalang solidaritas amal dengan membagi sembako, buku, alat pendidikan, dan menggiatkan kegiatan literasi/perpustakaan. Bagi yang ingin berbagi atau bekerjasama dalam pengabdian sosial ini, bisa bermitra dengan Odesa Indonesia sebagai guide lapangan,” terangnya.-Mudris




Berita terkait:
Problem Lokal Cimenyan

Banyak Rumah Tak Layak Huni

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*