Program 70 MCK untuk Cimenyan

Sejak tahun 2016, Yayasan Odesa-Indonesia memberikan prioritas pembangunan Toilet sehat. Sasaran program pembangunan ini ditujukan untuk keluarga pra-sejahtera di Kawasan Bandung Utara. Sebab di sana banyak rumah tangga petani yang kehilangan sumber mata air. Selain itu juga dilatarbelakangi kemiskinan dan kurangnya pendidikan.

Ada satu latarbekalang yang perlu dijelaskan. Di Cimenyan, banyak keluarga yang sarana Mandi, Cuci dan Kakus (MCK)-nya sangat tidak memadai. Ibu rumah tangga sangat kasihan karena keadaan itu. Anak-anak mereka terancam penyakit. Memang ada pula sebagian penduduk miskin sudah memiliki toilet yang sudah layak, tetapi bermasalah karena disalurkan ke sungai-sungai terdekat.

Sanitasi yang buruk menyebabkan banyak keluarga di perdesaan hidup tidak sehat dan sangat mungkin menyebabkan kadar gizi keluarga juga menurun akibat faktor lingkungan. Terlebih lagi seringkali terdapat saluran air yang tidak lancar, bercampur dengan kotoran ternak di sekitar rumah.

LIHAT PROGRAM DAN MODEL AKSINYA DI SINI

MCK Buruk
MCK pedesaan di Cimenyan kabupaten Bandung

Tujuan program pembangunan toilet dan penyediaan air bersih ini untuk menjawab problem kesehatan warga, supaya keluarga petani di perdesaan kawasan Cimenyan mendapatkan akses sarana MCK yang memadai dan kesehatannya terjamin sekalipun tidak setiap rumah memiliki sarana tersebut. Program ini akan efektif dilaksanakan sebagai percepatan sarana kesehatan warga desa.

Sifat dari program ini adalah sosial dengan hibah memberikan bantuan pembangunan sarana MCK sekaligus sarana saluran air secara kolektif pada level RT atau lingkungan lebih kecil dari RT. Lokasi-lokasi pembangunan sanitasi yang dipertimbangkan skala prioritasnya adalah 1) Pada lokasi kawasan hunian datar yang belum memiliki sarana MCK dan sulit air.

2) Pada lokasi yang belum ada MCK di lereng-lereng berbukitan yang medannya sulit. Keduanya kebanyakan dihuni oleh kelompok warga berekonomi buruh tani yang kurang sejahtera karena tidak memiliki pendapatan lebih sehingga tidak pernah mampu membangun MCK secara layak di rumah masing-masing.

Di manakah lokasi itu nanti akan diwujudkan? Ada banyak kampung. Daftar kampung ini barangkali bisa menjadi gambaran rencana. Tetapi karena jumlahnya sangat besar Odesa Indonesia pada tahun 2017-2018 ingin mewujudkan proses pembangunan mencapai 70 buah di beberapa lokasi.

Kampung-kampung tersebut antara lain: Cikawari membutuhkan 12 MCK. Singkur Membutuhkan 1 MCK. Waas, membutuhkan 4 MCK. Tareptep membutuhkan 8 MCK. Cikored membutuhkan 8 MCK. Sentak Dulang, membutuhkan 4 MCK, Parabonan, membutuhkan 2 MCK, Cirompek, membutuhkan 1 MCK. Pondok Buahbatu 1 MCK, Seke Angga 2 MCk. (Semuanya berada di Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kab.Bandung).

Cisanggarung membutuhkan 8 MCK. Pasir Kiara membutuhkan 1 MCK. Sekebalingbing membutuhkan 2 MCK, Cisumun membutuhkan 2 MCK, Kampung Kandang Sapi membutuhkan 1 MCK, Mekarmelati membutuhkan 1 MCK, Mande Timur membutuhkan 3 MCK, (Semuanya berada di Desa Cikadut Kecamatan Cimenyan, Kab.Bandung).

Merak Dampit membutuhkan 2 MCK. Pasanggrahan membutuhkan 2 MCK. Cipahet membutuhkan 3 MCk.

Cipurut membutuhkan 1 MCK, Panyandaan Pojok membutuhkan 1 MCK (Keduanya berada di Desa Mandala Mekar, Kecamatan Cimenyan, Kab.Bandung)

Demikian rencana program ini. Semoga bisa tercapai.

Sumbangan Tepat Sasaran Mengubah Keadaan

Kemiskinan Itu Kekal Karena Masalah Air

Healthy Farmer: Hidup Sehat di Rumah Sehat

cimenyan ITB


3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Blusukan ke Desa Meningkatkan Empathy – Odesa-Indonesia
  2. Membangun MCK Mengurangi Kesengsaraan Warga – Odesa Indonesia
  3. Air, Sanitasi dan Hak Asasi Manusia – Odesa Indonesia

Tinggalkan Balasan