Rekrutmen Relawan Sekolah Samin Odesa Indonesia- Sekolah Sabtu-Minggu (Samin) Odesa Indonesia tahun 2026 ini kembali merekrut calon relawan untuk mengajar anak-anak petani di perdesaaan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Rekrutmen relawan untuk mahasiswa ini dimaksudkan untuk menambah jumlah relawan karena kegiatan mengajar anak-anak di perdesaan semakin terus bertambah.

Koordinator Sekolah Sabtu Minggu (Samin Odesa), Diba Nayla Farah mengatakan saat ini membutuhkan lebih banyak relawan untuk pelayanan kegiatan bimbingan belajar anak-anak petani. Sejauh ini kegiatan berjalan baik dan lancar. Terdapat 20 relawan yang masih aktif mengajar di 14 lokasi berbeda.Tetapi peserta dari setiap kampung tersebut semakin banyak, terlebih lagi juga ada kebutuhan membuka lokasi kegiatan belajar yang baru di kampung dekat hutan Arcamanik,” kata Diba.
![]()
Sekolah Sabtu Minggu atau Sekolah Samin yang merupakan salahsatu divisi literasi dari Yayasan Odesa Indonesia ini telah berjalan sejak tahun 2017 silam. Kegiatan Sekolah Samin Odesa adalah menyelenggarakan pendidikan non-formal, semacam bimbingan belajar bagi anak-anak petani di perbukitan Cimenyan. Pendirian klub literasi ini dimaksudkan untuk membantu anak-anak petani yang kebanyakan terbelakang dalam hal pendidikan.
“Ada banyak anak yang putus sekolah, ada pula anak yang sampai lulus SD tetapi belum bisa membaca dan menulis,” kata Diba.
Diba menambahkan, kegiatan ini dijalankan secara rutin setiap hari minggu pagi. Setiap pukul 07.30 setiap relawan yang menjadi fasilitator belajar harus sudah sampai di perpustakaan sentral Odesa Indonesia di Kampung Sekebalingbing Desa Cikadut Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Pada jam 08.00 para relawan menyebar di kampung-kampung perbukitan dengan membawa buku bacaan serta alat pembelajaran. Materi pendidikannya selain menuntuskan kemampuan baca tulis, juga mengajar ekologi, karakter dan pangan sehat bergizi serta sanitasi.
“Kami aktif bersama mahasiswa secara rutin. Para relawan harus serius untuk memimba pengalaman dari kegiatan ini. Manfaatnya sangat baik untuk mahasiswa dan tentu sangat menolong warga desa yang terbelakang dalam hal pendidikan,” terang Diba.
Diba mengatakan, rekrutmen relawan ini terbuka untuk mahasiswa strata 1 atau yang sudah lulus kuliah. Adapun syarat-syarat lainnya adalah setiap relawan diwajibkan memiliki dan bisa mengendarai kendaraan bermotor. Menurut Diba ini mutlak diperlukan karena di perbukitan Cimenyan tidak ada sarana transportasi umum. Lokasinya pun berjauhan satu sama. Selain kendaraan bermotor, Diba juga memberikan syarat agar relawan mempersiapkan konsistensi untuk kesediaan mengajar minimal selama satu tahun. “Syarat-syarat ini kami perlukan karena menjadi relawan di Odesa bukan untuk kegiatan sambilan, tetapi untuk pembelajaran serius menjadi aktivis selama menjadi mahasiswa. Banyak relawan mahasiswa di sini yang bertahan 3 hingga 4 tahun karena merasa mendapatkan manfaat,” jelas Diba.
Selain mendapatkan kesempatan menjadi sukarelawan literasi anak, para relawan akan banyak mendapatkan benefit dari kegiatan di Odesa. Ada diskusi rutin setelah mengajar yang diwajibkan diikuti. Kajian-kajian pemikiran tentang ekologi, sanitasi, herbal, politik, sastra, rutin dilakukan oleh relawan. Selain itu para relawan juga mendapatkan manfaat untuk bisa ikut kursus jurnalistik, fotografi, videografi, belaja siaran, dan sejumlah kegiatan langsung bersama petani seperti menanam pohon, mengolah hasil panen dan lain sebagainya.
Untuk rekrutmen periode 2026 ini calon relawan harus menyerahkan pendaftaran sebelum tanggal 12 Juni 2026. Bagi yang ingin mendaftar bisa mengirim CV ke: arsip.sekolahsaminodesa@gmail.com