Manfaat Budidaya Sorgum Merah, Petani Tetap Kerja di Musim Kemarau

Toha (38) Petani di Oray Tapa Desa Mekarmanik Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, Memperlihatkan Hasil Panen Sorgum Merah (Sorghum Bicolor) yang pertama kali ia tanam, Senin, 22 Desember 2019. Tahun sebelumnya Toha sudah menanam sorgum putih yang juga berhasil baik. Sorgum merah ini ditanam oleh Toha saat situasi kering pada awal bulan Agustus 2019 lalu.

“Tahun lalu kami panen lebih 2,5 ton untuk sorgum putih. Sedangkan ujicoba sorgum merah ini prakiraan sementara saya akan panen sekitar 1 Ton dulu. Bulan Januari saya akan tanam lebih banyak lagi bersama petani lain,” kata Toha.

toha sorgum merah odesa indonesia

Menurut Toha, Sorgum putih biasa dipanen usias 90 hari, sedangkan sorgum merah membutuhkan waktu 150 hingga 180 hari panen, tergantung keadaan air, pupuk, dan cuaca.

Menurut Toha, masa penyiraman intensif tanam sorgum dilakukan setiap hari selama 15 hari. Selanjutnya penyiraman dilakukan secara acak 2 atau 3 hari. Pemupukannya cukup dengan memanfaatkan pupuk kandang dari sapi yang diternakkan Toha, dan memanfaatkan kompos daun di sekitarnya. Menurut Toha, menanam sorgum ini bukan menjadi satu-satunya kegiatan budidaya karena ia mempraktikan budidaya yang beragam. Selain mengurus kopi, hanjeli, sayuran dan ternak Sapi, toha juga bertani pembibitan serta berkegiatan pertanian sosial ramah lingkungan untuk menjawab problem erosi di Kawasan Bandung Utara.

“Kalau orang tanam biasanya hanya satu jenis. Itu rugi. Kalau saya tanam macam-macam dengan waktu yang bertahap-tahap supaya kegiatan padat dan di tengah jalan itu kita mendapatkan sumber penghasilan rutin,” kata Toha.

Sebelum Toha menanam sorgum merah, Yayan Hadian (23) mengembangkan benihnya pada awal tahun 2019 di Pasir Impun Desa Cikadut Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Kisah tanam sorgum Odesa Indonesia bisa dilihat di Video

Di bawah Yayasan Odesa Indonesia, Toha menjadi petani pioner yang memberi contoh tanam sorgum agar petani di Kawasan Bandung Utara bisa tetap bekerja di musim kemarau. Sorgum menjadi solusi mengatasi pengangguran terselubung, menghasilkan sumber gizi free gluten, dan menyediakan pakan ternak yang bagus.[]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*