Finja: Anak Keluarga Pra-Sejahtera Ini Punya Cita-Cita

Nama lengkapnya, Finja Rendy Wijaya. Kelahiran 08 Agustus 2008. Anak kedua dari Taryana dan Nengsih. Adiknya Delia Suhartini, berumur 2 tahun dan Kakaknya Eli Nurhayati berumur 17 Tahun. Tinggalnya dekat dengan Kantor Yayasan Odesa Indonesia, Kampung Cisanggarung, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung.

Siswa kelas 4 SD Sekebalingbing ini tak pernah absen setiap kali kursus yang digelar setiap hari Minggu jam 13:00, di Kantor Yayasan Odesa Indonesia. Berbeda dengan anak-anak kebanyakan yang masih susah urusan kursus, Finja selalu rajin datang karena peran orangtuanya yang selalu mendorong anaknya untuk aktif masuk kelas, bahkan belum pernah ia telat masuk sekalipun. Ia termasuk paling tertib datang sesuai anjuran kami, sebagai fasilitator yang mendorong anak-anak untuk disiplin hadir 15 menit sebelum kursus dimulai.

Finja selalu ceria. Bulat matanya, selalu riang gembira dengan senyuman khasnya. Dia terlihat begitu bahagia dan menikmati pada setiap kegiatan. Salah satu teman dekatnya, Yanti mengatakan, “dia suka jailin teman-temannya dikelas. Tapi pinter matematika,” kata Yanti.
finja sekolah odesa
Menurut Yanti, Finja menyenangi pelajaran Matematika, bidang pelajaran yang biasanya jarang disukai kebanyakan teman-temannya. Yanti juga menginformasikan, kalau Finja juga tidak pernah absen belajar mengaji sekalipun jaraknya 1 km berjalan kaki di kampung sebelah.

Finja adalah salahsatu anak dari Keluarga Pra-Sejahtera di Kampung Cisanggarung. Setiap saya mengajar hari minggu, saya melihat keadaan rumah orangtuanya yang maaf, memprihatinkan. Bangunan belum permanen. Beberapa bagian gentengnya tampak bergelombang tidak tertata rapi. Sebagian dindingnya kayu, sebagian berlapis bambu. Ayahnya bekerja sebagai petani kecil (peasant) dan mengurus sapi milik orang dengan pendapatan bagi hasil.

Seperti kebanyakan anak-anak petani di Cisanggarung, Finja juga sudah akrab dengan pekerjaan membantu orangtuanya seperti mengurus hasil panen bawang, pisang atau panen sayuran lainnya. Tapi inilah yang membedakan Finja dari teman-teman lainnya yang kadang membolos kursus karena membantu orangtuanya. Oleh orangtuanya saat hari minggu Finja selalu diwajibkan mengikuti kursus.




Saat saya tanya apa cita-citamu, Finja menjawab pingin jadi pilot. Orangtuanya berharap semaksimal mungkin agar Finja sekolah lebih tinggi, tidak seperti Kakaknya yang terpaksa harus berhenti Setelah tamat Sekolah Dasar. []

Penulis: Rizky Alifza. Fasilitator Kursus Pengembangan Karakter dan Bahasa Inggris Odesa-Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*