Apa yang Sebaiknya dilakukan Saat KKN di Cimenyan?

BANDUNG: Khoiril Anwar, Relawan Odesa-Indonesia yang selama ini keluar masuk kampung-kampung pedalaman di Kawasan Bandung Utara (KBU) memberikan penjelasan terkait dengan seruan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN).




Menurut Khoiril, Mahasiswa yang ingin KKN di Cimenyan Bandung sebagaimana diserukan oleh Odesa Indonesia KKN di Pinggir Hutan Cimenyan memahami gambaran umumnya.

Kebutuhan-kebutuhan yang penting dilakukan untuk warga desa nantinya akan berurusan dengan empat hal mendasar. 1) Ekonomi Rumah Tangga, 2) Kesehatan, 3) infrastruktur, 4) Sosial.

Beberapa hal tersebut dijabarkan kurang lebih sebagai berikut:

EKONOMI RUMAH TANGGA: Pelatihan kewirausahaan, dasar-dasar akuntansi, dasar keuangan, ekonomi mikro, budidaya tanaman pertanian, budidaya tanaman obat, pengolahan pasca panen hasil pertanian perkebunan, pengemasan, marketing, promosi online, budidaya tanaman pekarangan sistem polybag/pot, kredit usaha, perkoperasian, pengelolaan keuangan rumah tangga, dan lain sebagainya.

KESEHATAN. Penyuluhan, pemeriksaan, menjaga kesehatan tubuh, pengetahuan kandungan gizi, pengetahuan manfaat dan kasiat tanaman obat, kesehatan reproduksi, penyuluhan seksualitas, pola hidup sehat, kesadaran tentang dampak negatif miras/narkoba, kesehatan ternak dan hewan piaraan, dan lain sebagainya.

INFRASTRUKTUR RUMAH TANGGA. Renovasi rumah, pembangunan sarana MCK secara layak, pembangunan saluran air secara sehat, perbaikan dapur, perbaikan atap rumah yang rusak, penataan ruangan rumah yang sehat, perbaikan sarana makan, perbaikan sarana tidur, dan lain sebagainya.




PENDIDIKAN: kursus bahasa Inggris, kursus bahasa Indonesia, kursus bahasa Arab, belajar membaca, belajar menulis, belajar menganggar, memahami literasi media cetak dan media online, penggunaan sarana teknologi untuk membangun kapasitas diri, pembangunan perpustakaan dan pengetahuan pengelolaan, kursus menjahit dan penyediaan mesin jahit, kursus memasak, pengetahuan keseteraan perempuan, pengetahuan sastra budaya, dan lain sebagainya.

SOSIAL; pembangunan sarana jalan level RT, renovasi sarana mushola/masjid, pembangunan MCK level RT/RW, pembangunan perpustakaan, pembangunan sarana pertemuan RT, pembangunan irigrasi perbukitan, pembangunan tower, pengadaan sound-system warga, pengadaan kursi-meja pertemuan, bakti sosial bahan makanan dan pakaian, dan lain sebagainya.

Memperhatikan Kebutuhan
Daftar tersebut menurut Khoiril bisa dilakukan sesesuai kebutuhan lokal masing-masing rumah tangga dan masing-masing RT/RW karena penerapan program harus menyesuaikan kebutuhan yang paling mendasar.

“Lebih tepat lagi nanti untuk pemenuhan kebutuhan pengabdian di masyarakat dilakukan pemetaan langsung, melakukan pembicaraan berkali-kali, dan bermusyarah bersama teman-teman secara kolektif. Kami juga bisa memberi tips dan masukan untuk urusan komunikasi dengan warga,” terangnya.

Masing-masing mahasiswa tinggal di Rumah Warga

Khoiril menyarankan agar program KKN di Kawasan Bandung Utara (KBU) tersebut sebaiknya dengan konsep setiap dua mahasiswa tinggal di rumah penduduk, tentu jika pihak yang punya rumah tersebut memiliki kamar sisa yang bisa ditempati.




“Menurut saya ide tinggal di masing-masing rumah penduduk ini akan menarik karena mahasiswa akan bersentuhan dengan norma dan kenyataan rumah tangga. Kamp atau sekretariat tetap diperlukan. Tapi dengan menginduk ke rumah warga semacam ethnic runaway itu bagus. Antara mahasiswa dan warga desa saling berinteraksi setiap hari sepanjan musim KKN yang panjang. Blusukannya model ini pasti lebih mantab ketimbang kunjungan pejabat,” terangnya.

Khoiril menyakinkan model mahasiswa tinggal di rumah warga itu akan memberi manfaat besar. Sebagai contoh misalnya, mahasiswa dari Kota usahakan berbahasa Indonesia karena masih banyak warga petani di Cimenyan yang masih gagap berbahasa Indonesia. Kalau ada mahasiswa yang tidak bisa bicara dengan Bahasa Sunda, otomatis akan mentransfer pengetahuan praktis percakapan Bahasa Indonesia.

“Selain itu akan berdampak pada pola kebiasaan hidup sehari-hari, misalnya soal etika makan, etika tidur, gosok gigi dan lain sebagainya,” terang Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Pasundan Bandung itu.-[Sadur Sentosa].




KAWASAN KEGIATAN ODESA INDONESIA http://odesa.survei.web.id/

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*