Rektor Universitas Sangga Buana, Dr. Didin Saepudin, S.E., M.Si., beserta beberapa perwakilan dosen dan mahasiswa berkunjung ke Yayasan Odesa Indonesia untuk memberikan donasi dan membangun hubungan kerja sama. Bapak Didin Saepudin melakukan komunikasi langsung dengan ketua Yayasan Odesa Indonesia, Faiz Mansur, untuk membangun kerja sama untuk menyelamatkan perekonomian dan lingkungan, terutama di Bandung Utara.
Tentunya kerja sama ini menjadi sesuatu yang harapannya dapat memberikan dampak besar terhadap masyarakat sekitar. Terutama bagi para petani kecil dan buruh tani yang selama ini hidup di bawah garis kemiskinan. Sinergi yang besar dari berbagai pihak menjadi pendukung untuk bisa mencapai tujuan mengentaskan kemiskinan para petani desa.
Sangga Buana Ingin Ikut Berperan Mengatasi Masalah Kemiskinan
![]()
Di kesempatan ini, Universitas Sangga Buana mendonasikan sekitar 500 bibit tanaman pangan dan buah untuk para petani di Bandung Utara. Mereka memberikan donasi bibit-bibit tanaman pangan untuk para petani di Bandung Utara melalui Odesa Indonesia. Didin Saepudin menyampaikan bahwa rekomendasi untuk menyalurkan donasi melalui Odesa Indonesia berasal dari salah satu dosen yang kemudian memiliki pemikiran visioner setelah bertemu dan berbincang dengan ketua Yayasan Odesa Indonesia.
“Kita bisa melihat kondisi belakangan ini yang terjadi banyak bencana di berbagai daerah. Padahal di sekitar kita yang dekat, seperti Bandung Utara juga masih banyak lahan kritis. Sehingga kita perlu adanya mobilisasi dana dan penyaluran bibit untuk membantu menyelamatkan lingkungan. Untuk tahap pertama ini, Universitas Sangga Buana memberikan donasi sebanyak 500 bibit tanaman pangan dan buah, untuk selanjutnya akan diupayakan untuk terus bertambah,” ungkap rektor Universitas Sangga Buana.
Universitas Sangga Buana sendiri, awalnya adalah akademi keuangan dan perbankan. Salah satu kampus terbesar di Indonesia yang menghasilkan ahli perbankan. Kemudian berkembang menjadi STT dan untuk jenjang D3 diarahkan ke jurusan vokasi yang memang keterampilannya lebih dominan dibandingkan teori. Mahasiswa vokasi akan mendapatkan kuliah praktek sebanyak 70%, sehingga diharapkan lulusannya memang benar-benar sudah siap kerja.
Bagi Didin Saepudin, program yang dijalankan Odesa Indonesi sangat luar biasa. Bukan hanya berfokus pada pengentasan kemiskinan, tetapi juga memperhatikan peningkatan literasi dan konservasi lingkungan. Oleh karena itu, Universitas Sangga Buana akan menggerakkan mahasiswa dan dosen untuk bisa bergabung dan berperan aktif dalam kegiatan Odesa Indonesia.
Harapannya dengan begitu maka relawan dan Universitas Sangga Buana bisa membantu secara langsung dalam mengatasi masalah kemiskinan dan kerusakan lingkungan. Didin Saepudin memahami betul bahwa masalah kemiskinan dan kerusakan lingkungan memiliki hubungan yang erat. Sehingga perlu adanya langkah nyata yang langsung dapat mengatasi masalah yang ada dan memberdayakan masyarakat agar mampu berdikari, bukan hanya bergantung pada donasi dari orang lain.
Faiz Manshur juga menyampaikan bahwa relawan Odesa Indonesia yang juga sekaligus relawan literasi akan mengajar dari desa ke desa untuk mengubah mindset mereka dengan pengalaman lebih besar dari KKN. Para relawan ini juga mendapatkan kesempatan untuk belajar menulis dari para pengurus Odesa yang kebanyakan adalah seorang penulis dan wartawan.
Di bulan puasa nantinya akan ada kursus jurnalistik bagi para relawan Odesa Indonesia sebanyak 5 sesi. Faiz Manshur berharap ada mahasiswa dari Universitas Sangga Buana yang bisa ikut dalam kegiatan belajar menulis tersebut di markas Odesa Indonesia.
Baca juga: Budayawan Hawe Setiawan Mengajak Warga Donasi Bibit
Tawaran Beasiswa Bakti Sangga Buana
![]()
Ketua Yayasan Odesa Indonesia, Faiz Manshur, menyampaikan bahwa kegiatan Odesa bukan hanya tentang pohon dan lingkungan. Namun, juga pendampingan ekonomi dan keluarga petani. Para petani kecil diberikan edukasi untuk mengelola bibit dan kebunnya agar dapat produktif secara optimal. Selain itu, para relawan Odesa Indonesia juga membantu meningkatkan literasi lewat program Sekolah Samin (Sabtu-Minggu). Mereka mengajar anak-anak petani desa secara berkeliling dari satu desa ke desa lainnya.
Menyambut hal itu, Rektor Universitas Sangga Buana langsung menyampaikan tawarannya untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak petani atau calon mahasiswa yang memang potensial untuk bisa berkuliah di Universitas Sangga Buana. Program beasiswa Bakti Sangga Buana dapat menerima mahasiswa sebanyak 5-10% dari jumlah total mahasiswa.
“Dengan senang hati, kami juga ingin membantu melalui Odesa Indonesia untuk memberikan beasiswa kepada calon-calon mahasiswa yang perlu dibantu untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Dengan adanya investasi pendidikan melalui beasiswa ini, siapa tahu bisa mengubah kehidupan mereka,” kata Pak Didin Saepudin.
Kerja sama antara Universitas Sangga Buana dan Odesa Indonesia memang ingin diabdikan untuk ilmu pengetahuan yang bermanfaat, terutama bagi buruh tani dan petani kecil yang selama ini hidup dengan segala keterbatasan. Sehingga harapannya dengan adanya kerja sama ini, semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dan dukungan untuk menjadikan kehidupannya lebih baik.
Baca juga: Ketahui 3 Manfaat Donasi Bibit Pohon Buah untuk Kehidupan
Admin: Alma Maulida