Memahami Evolusi Kelor

kelor bandung odesa e1500357103104 Hanya sedikit yang memahami manfaat “Pohon Kehidupan” bernama kelor ini. Salahsatu ketidakpahaman orang terhadap kelor sehingga terbiasa membiarkan Kelor tumbuh meninggi dan menua. Padahal evolusi pohon ini harus berkembang cepat dengan “mutasi genetik” perpisahan cabang.

Artinya Kelor butuh peran manusia untuk berevolusi lebih cepat dengan tebang dan tanam. Jika manusia tidak mengusahakan itu, maka kelor akan berevolusi lebih lama dengan perkembangan biji, dan itu tidak selalu berjalan mulus, apalagi seperti pohon yang tumbuh di sekitar perumahan di mana biji-bijinya banyak jatuh di jalan aspal/beton.

Kelor “sangat senang” jika makhluk lain membantunya dengan budidaya yang terawat. Ia akan membalas kebaikan pada makhluk yang mengambil peran ini seperti menggemburkan tanah untuk tempat tanam kelor, memberikan sedikit pupuk dan menyiramnya pada usia 1 hingga 60 hari. Selanjutnya kelor akan mandiri hidup sekalipun dengan tanah yang kering. Kelor kebal dengan kekeringan karena di dalam bagian akarnya sangat kuat menyimpan air dan gizi sehingga saat kemarau melampaui 1 tahun pun kelor tidak akan mati.

Jika kelor tumbuh meninggi maka konsekuensinya adalah penuaan batang dan itu tidak menghasilkan produksi daun yang gizinya sangat melimpah untuk manusia, ternak dan tanah.

moringa israel

Manusia harus “menolongnya” dengan menebang dan mengembangkan di sekitarnya. Kelor akan berevolusi secara baik jika ditanam dengan rumus rerumpunan; bergerombol dalam jarak dekat, bisa 40cm, 50cm, atau 75 cm. Dengan penggerombolan tersebut kelor akan hidup lebih segar, lebih berdaya, bergotong royong saling menyuburkan satu sama lain karena terbukti akar, dan daunnya sangat baik memberikan gizi bagi tanah. Tebanglah kelor lalu tanam dengan ukuran pendek-pendek supaya banyak. Semakin banyak kelor semakin baik tanah dan lingkungan serta semakin baik tubuh manusia yang mengonsumsinya. []

Baca Kakek di Vietnam Ini Sembuh Stroke Setelah Rajin Mengonsumsi Kelor
Baca Mengenal Moringa Kelor dan Manfaatnya
Baca Kelor di Negeri Yahweh

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan