Hari Toilet Sedunia: Dua Toilet, Ratusan Sabun dan Gunting Kuku

Pembangunan Toilet sehat meningkatkan kesejahteraan rakyat
67 / 100

Membangun sarana sanitasi merupakan langkah besar bagi perubahan hidup. Pada Peringatan Hari Toilet Sedunia 19 November 2020 Yayasan Odesa Indonesia membangun dua toilet hasil donasi dari para dermawan.

Ada kerumunan kecil di Kampung Pondok Buahbatu RW 14 Desa Mekarmanik Kecamatan Cimenyan Kab. Bandung, Selasa (17/11/2020). Tidak ada teriakan bersahutan dan penghakiman. Berkali-kali yang terdengar adalah ucapan ‘hatur nuhun’ dan alhamdulillah.

Pada hari selasa yang cerah perwakilan Alumni Elektro ITB angkatan 1986, relawan Odesa Indonesia dan Satgas Citarum, kukurusukan di kawasan perkampungan Bandung utara. Secara sederhana mereka meresmikan pemakaian dua sarana MCK umum, yang dibangun dari dana para dermawan. Satu toilet di kampung sebelah timur dibangun oleh Keluarga Alumni Elektro Angkatan 86, Institut Teknologi Bandung dan satu lagi dari Komunitas Sonam dari Medan.

nina danny odesa toilet scaled
Nina Danny Natawidjaja. Aktif menggerakkan hidup sehat di kalangan keluarga petani pra-sejahtera.

“Sekarang kita memperingati Hari Toilet Sedunia, tanggal 19 November. Ini adalah jamban ke 27 dan 28 yang dibangun Odesa untuk warga Cimenyan. “Kita berharap pembangunan jamban umum ini terus berlanjut hingga tak ada lagi warga Cimenyan yang buang air besar sembarangan,” kata Nina Natawidjaja, Ketua Pembina Gerakan Indonesia Empathize (Inem).

Dua jamban umum yang berada di RT 2 dan RT 4  tersebut, masing-masing terdiri dari dua pintu. Bermanfaat setidaknya untuk 34 rumahtangga atau sekitar 86 jiwa. Selama ini warga setempat melakukan “hajat”nya dengan fasilitas darurat, tidak memenuhi syarat kesehatan. Padahal sanitasi yang buruk sangat berdampak pada kualitas sumber daya manusianya.

Tak hanya menikmati manfaat jamban umum, warga juga mendapatkan bingkisan lain dari kegiatan amal sosial seperti beras, sabun dan gunting kuku. Ibu Nina Danny Natawidjaja, Ketua Pembina Indonesia Empathize (Inem) mengkoordinir pembagian ratusan sabun, sikat gigi, pasta gigi dan gunting kuku untuk keluarga petani. Sumbangan itu antara lain datang dari para dermawan dari Kota Bandung dari beberapa kota lain.

aksi sabun 2

“Kegiatan sosial yang kita lakukan ini tidak sekadar menyalurkan materi. Kita harus selalu menemui warga karena urusan sanitasi bukan sekadar bangunan infrastruktur. Harus ada edukasi yang sifatnya berkelanjutan,” kata Nina Danny.

Nina menambahkan, amal sosial pembangunan sanitasi di Kawasan Bandung Utara ini masih akan berlanjut di beberapa kampung lain. Ia pun terus mengajak agar warga di perkotaan yang mampu berderma untuk menyempatkan berderma dalam pembangunan toilet sehat. Sebab menurutnya, hadirnya toilet sehat mampu mensejahterakan keluarga miskin.

“Sangat strategis. Ibu-ibu bisa efektif bekerja. Anak-anak terbebas dari ancaman penyakit,” kata Istri Geolog LIPI, Danny Hilman Natawidjaja itu.[]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*