Budhiana: Kepala Daerah di Jawa Barat Harus Rajin Blusukan

BANDUNG: Pembina Yayasan Odesa-Indonesia, Budhiana Kartawijaya menghimbau agar kepala Daerah di Jawa Barat pro-aktif menemui rakyatnya dengan cara blusukan di desa-desa pelosok tertinggal, bahkan harus rajin menemui puluhan ribu warganya yang hidup dalam tingkat Keparahan Kemiskinan.




Menurut Budhiana, banyak kepala Daerah di Jawa Barat sepanjang era reformasi yang belum bisa memaksimalkan berkah demokrasi sebagai alat mensejahterakan warganya, sehingga banyak warga miskin di perdesaan yang tidak mendapatkan keadilan pembangunan. Contoh terdekat disampaikan oleh Budhiana terjadi di pelosok-pelosok desa di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat yang dekat dengan metropolitan dan Ibu Kota Provinsi Jawa Barat.

Pendapat tersebut disampaikan Budhiana dalam diskusi Problem Solving Masalah Kawasan Bandung Utara yang dihadiri para pengurus Odesa-Indonesia di Perumahan Arcamanik Kota Bandung, Selasa, 21 Maret 2017.




“Cara memimpin yang tepat di daerah Jawa Barat harus sering blusukan ke desa-desa tertinggal, menemui warganya, dan melihat kenyataan lingkungan hidupnya. Kebanyakan Kepala Daerah Kalau ke desa-desa hanya seremoni atau pas musim kampanye saja. Ini tidak akan menyelesaikan masalah karena problemnya harus diketahui secara konkret dan disentuh kebijakan yang tepat dan cepat, dan itu mensyaratkan setiap kepala daerah tahu persoalan setiap lokalitas di masing-masing dusun,” tegasnya.

Mantan Pemimpin Redaksi Harian Pikiran Rakyat memaparkan kenyataan, bahwa di beberapa Kecamatan Kawasan Bandung Utara saja banyak dusun-dusun terlantar dan kehidupan warganya tidak lazim untuk ukuran sekarang.

“Mengapa itu terjadi? Karena pejabat selevel Camat dan Kepala Desa atau Lurah tidak cukup bisa memahami akar masalah dan menyelesaikan secara konkret. Harus Bupati dan Gubernur,” jelasnya.




Dalam diskusi Odesa-Indonesia tersebut dipaparkan pemetaan persoalan ketertinggalan kehidupan warga kaum buruh tani yang tidak mendapatkan kesejahteraan dalam pelayanan kesehatan, sulitnya akses pendidikan, serta tingkat keparahan kemiskinan yang akut. Salahsatu solusi yang ditawarkan Odesa-Indonesia adalah mendorong setiap kepala daerah terjun secara aktif ke lapangan menyerap problem lapisan rakyat miskin di Kawasan Bandung Utara (KBU). -Teguh/Mudris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *