fbpx

Dampak Corona Bisa Menimbulkan Terputusnya Generasi

Wabah Corona (Covid-19) yang berdampak besar bagi kehidupan global sekarang ini menurut Margiono membutuhkan pemikiran yang serius bagi semua orang. Krisis ekonomi menurutnya memang belum terjadi saat ini, namun beragam prediksi telah memperlihatkan indikasinya.

“Banyak pihak yang harus berpikir ulang. Para analis ekonomi, politik, investor berpikir ulang. Dan malam ini saya melihat kesamaan dari teman-teman, termasuk pelukis (Herry Dim) yang memiliki kesamaan berpikir dengan para analis,” kata Margiono Darsasumarja, Komisaris PT Telkom Tbk yang ikut berdiskusi dalam Kajian Pemikiran #ZoomOdesa, Kamis 23 April 2020.

Problem Sosial Corona Harus dijawab dengan Kepemimpinan yang Efektif

Krisis akan terjadi karena menurut para analis banyak indikasi yang mudah dibaca dari sisi ekonomi. Misalnya harga-harga negatif seperti harga minyak, harga produk farmasi, hingga harga emas dan lain sebagainya. Krisis ini luar biasa karena pada Perang Dunia pertama dan Perang Dunia Kedua saja tidak separah kemacetan ekonomi seperti saat ini.

“Para analis itu meyakini aka nada problem ekonomi global karena saat ini kepercayaan terhadap mata uang sudah runtuh. Dari dampak itu banyak juga yang memprediksi akan terjadinya krisis generasi,” kata Margiono.

Menurut Margiono, memang Corona-nya sering diramal berhenti 2-3 bulan, tetapi dampak dari Corona itu bahkan bisa memutus generasi. Sekarang, banyak anak sekolah yang terputus karena dunia masih mengalami kesenjangan akses informasi, terutama di perdesaan.

Aksi Sosial untuk Pekerja Harian Pinggir Kota

“Bisa jadi nanti ada anak-anak di perdesaan atau pedalaman tidak mendapat kesempatan belajar selama satu atau bahkan dua tahun. Yang mengalami kekurangan kuota internet juga sudah banyak. Tapi itu masih bisa diselesaikan dengan subsidi. Tetapi anak-anak di desa yang belum mendapatkan akses komunikasi bagaimana? Problem infrastruktur tak bisa cepat dipenuhi,” kata Margiono.-odesa.id

#ZoomOdesa adalah forum kegiatan kajian pemikiran sosial, ekonomi, pertanian, budaya, politik yang terbuka untuk umum. Rutin dilaksanakan 2 hari sekali. Jika Anda tertarik bisa hubungi Khoiril Anwar untuk mendapatkan ID dan Password di WA 085220502937

#AMALSOSIAL: Bantu pekerja harian (pembantu rumah tangga, buruh tani, bakul, dan ojeg). Disalurkan tepat sasaran dengan pendampingan. Untuk pekerja harian (pembantu rumah tangga, ojeg, buruh tani, bakul pertanian, dll). Rekening Bank BRI No. Rek 763701000854506 A.n Yayasan Odesa Indonesia. Kode Bank BRI (002).

Community resilience Penting untuk Menjawab Krisis Ekonomi Corona

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: