Sekolah Samin Odesa Indonesia: Membangun Karakter Building di Jalan Non-Formal

APA ITU SEKOLAH SAMIN?

Sekolah Samin adalah nama program pendidikan Non-Formal di bawah Yayasan Odesa Indonesia. Nama Samin adalah kependekan dari Sabtu-Minggu. Biasanya kami melaksanakan kegiatan pada hari sabtu dan minggu bagi keluarga petani maupun anak-anak petani. Samin dalam pengertian lain juga bermakna Sekolah Analisa Masyarakat Indonesia sebagai tempat kegiatan penggodokan intelektual untuk mahasiswa dan para dosen.

MENGAPA SEKOLAH SAMIN DIDIRIKAN?

Sebelum Odesa Indonesia berdiri, kami melihat kenyataan keterbelakangan masyarakat perdesaan disebabkan oleh tiga faktor mendasar, yaitu pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Pengurus Odesa Indonesia percaya bahwa hanya melalui jalan pendidikan itulah masalah-masalah keterbelakangan masyarakat harus dijawab dengan tindakan. Muatan pendidikan berhaluan empati dilakukan dalam bentuk praktik untuk mendorong perkembangan masyarakat 1) Anak-anak petani di perdesaan, 2) Keluarga petani, dan 3) Mahasiswa dan dosen.

BAGAIMANA MODEL SEKOLAH SAMIN?
Pendidikan non-formal dipilih oleh Yayasan Odesa Indonesia supaya peserta didik mendapatkan kesempatan secara fleksibel. Pedoman pelaksanaan Sekolah Samin selalu mengacu pada usaha meraih kesempatan yang lebih baik. Belajar bersama dalam praktik dan diskursus tanpa ada yang mendominasi menjadi guru. Pelaksaan kegiatan kebanyakan di lapangan; waktu sekolah dilaksanakan hari sabtu dan minggu. Para petani biasanya berkumpul pada pada hari Sabtu atau waktu lain yang dibutuhkan. Kegiatan belajar anak-anak dilakukan pada hari minggu.Demikian juga kegiatan diskursus intelektual sering dilakukan pada hari sabtu.

APA TARGET SEKOLAH SAMIN?

Sekolah Samin dijalankan membangun kapasitas manusia Indonesia dari perdesaan. Kami percaya, bahwa SDM yang berkualitas itulah yang akan menjadikan kehidupan lebih baik. Segenap potensi alam pertanian yang mendominasi (80 persen) di Negara Indonesia tak akan ada artinya kalau tidak ditopang oleh kualitas SDM yang unggul. Indonesia dari waktu ke waktu dirundung problem lemah ekonomi, lemah ilmu pengetahuan yang kemudian menjadi satu bundel problem yang kami beri nama “kemiskinan budaya”. Kemiskinan budaya itulah yang mesti diatasi dengan model model gerakan tindakan praktis model republikanisme yang percaya perubahan harus dilakukan dengan tindakan praksis.

Tindakan kerja kami adalah etnografi dengan dua tujuan untuk. 1) menghasilkan manusia pekerjaan produktif dan terhormat, 2) menghasilkan produksi ilmu pengetahuan yang bisa menjadi inspirasi (bukan duplikasi) bagi gerakan di tempat lain.[]

Kegiatan Sekolah Samin Odesa Indonesia mengutamakan interaksi langsung dengan warga dengan beragam model. Salahsatunya adalah mendatangi langsung warga.

Sekolah Tani Odesa Indonesia. Membangun Karakter Petani

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: