Mengatasi Krisis Air di Tlogopucang Temanggung

Temanggung: Krisis air bersih membuat warga kreatif. Di tengah keterbatasannya mereka berusah keluar dari problem akut yang telah terjadi lebih dari 20 tahun dengan membuat “Keranjang Air” yang digunakan untuk mengumpulkan embun sebagai air minum (fog harvesting).

Solusi air Tlogopucang secara berkelanjutan bisa dilakukan dengan:
– Revitalisasi Mata Air
– Fog & Rain Harvesting
– Konservasi Lingkungan

Lihat betapa serunya proses pemasangan kepala keranjang. Mereka benar-benar relawan yang gigih untuk mendapat air bersih karena di Dusun Kartomargomulyo dan Desa Tlogopucang Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada umumnya selalu kekurangan air di musim kemarau.

Ironisnya sampai sekarang belum ada upaya serius menangani krisis air dengan tindakan yang berdampak jangka panjang. Selama ini upaya yang dilakukan pemerintah bersifat jangka pendek bahkan bisa dibilang cara instan hanya untuk penanganan sesat dengan droping air, sehingga setiap tahun akan mengalami hal yang sama berulang-ulang. Padahal kita tahu biaya untuk droping air tidak sedikit. Mengapa tidak digunakan untuk penanganan yang lebih strategis?

Selain membuat Keranjang Air, warga bersama relawan sedang mengupayakan solusi lain yaitu mengalirkan air bersih dari sumber yang berjarak 2 KM. Namun cita-cita tersebut tidak bisa terwujud dengan cepat karena belum mampu membeli pralon dan penampungan air dengan kapasitas 10.000 liter.

Menemukan Sumber Air
Menemukan Sumber Air

Oleh karena itu kami mengajak Anda untuk beramal sosial agar masyarakat terbebas dari krisi air bersih selamanya.

#SapuanginWaterAction
Respon sosial terhadap krisis air di pedesaan.
WA: 081311114043, 082135701206

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: